Kiat Sukses Bisnis MLM ( Multi Level Marketing )


* Dikerjakan secara profesional untuk memperoleh hasil yang optimal.
* MLM bukan sekedar masuk menjadi anggota, mengajak sebanyak mungkin dan beranggapan memperoleh bonus besar.

Tugas Utama MLM

A. Menjual

1. MLM adalah system pendistribusian produk. Keuntungan perusahaan atau syarikat adalah hasil penjualan produk. Tanpa penjualan maka tidak ada keuntungan dan pendapatan. Kita harus memahami bahwa penjualan MLM berbeda dengan penjualan konvensional, yakni :
– MLM, kita menjual produk dengan ilmu dan kesadaran. Media elektronik dan cetak tidak membantu kita, konsumen hanya akan memahami dan tertarik dari ajakan kita.
– Konvensional hanya memerlukan skill penjualan tanpa perlu menjual ‘produk knowledge’ kepada konsumen. Promosi atas produk telah dilakukan melalui iklan-iklan yang telah dikeluarkan oleh perusahaan.
1.Menjual akan melahirkan dan meningkatkan prestasi.
2.Menjual secara Kumpulan/Ke!ompok lebih baik dari individu.
3.Menjual berarti menyebarkan informasl tentang produk.

A)MENGAJAK DAN MENGAJAK

Kebanyakan orang hanya mengajak tetapi lupa akan tanggung jawab mengajar. Mengajak dan mengajar itu sebenarnya taktik sponsoring yang tepat. Maka hubungan silaturahmi amatlah penting. Motto: “BELAJAR APA YANG KITA TIDAK TAHU DAN AJAR APA YANG KITA TAHU”.

Proses dan Mekanisme mengajak:
1.Tidak boleh mengajak mereka yang sudah masuk.
2.Tldak boleh memaksa. Untuk bergabung seharusnya secara kesadaran dan kefahaman terlebih dulu.
3.Tidak ada unsur penipuan.
2(dua) Metode mengajak:
1.Melalui pengenalan produk. Setelah memperoleh manfaat dari produk kemudian tertarik dengan bisnis ini.
2.Menceritakan peluang bisnis ini:
Umumnya Business MLM adalah “People Business”.
Setelah diajak seharusnya perlu diajar/dididik.

Mengajarkan teknik-teknik sebagal berikut:

1. Teknik Menjual.
2. Teknik Mendemo.
3. Teknik Memperkenalkan Produk.
Jika anda lngin sukses maka sukseskan downline anda terlebih dahulu.

B)MEMBANGUN ORGANISASI
Membangun organisas! dilakukan setelah menjual, mengajak dan mengajar.
Tak-tik organisasi adalah ‘Kerjasama/teamwork’. Organisasi harus dibangun agar tidak tumbuh liar sehingga tidak mencapai hasil optimal. Organisasi MLM harus dibangun secara mendalam dan melebar.
Semakin mendalam maka semakin kuat dan kokoh organisasi kita.
Semakin melebar maka semakin meluas jangkauan serta besar organisasi kita.
Maka kita harus bekerja kedua arah agar mendapat hasil optimal.
Kerja membangun organisasi ini seharusnya dilakukan setiap masa.
Pemimpin tidak boleh berpangku tangan dan beranggapan bahwa sampai suatu ketika kita dapat tidur dan hanya memperoleh bonus.

C)MELAKUKAN PEMBINAAN
Melakukan pembinaan dilakukan setelah organisasi terbentuk. Ibarat tanaman setelah ditanam, maka perlu jaga agar rumput liar tidak tumbuh.
Pembinaan bertujuan agar rangkaian senantiasa dalam keadaan sadar tidak terpengaruh oleh MLM lain atau godaan yg !ain.
Di sini ada unsur Ta’awun / tolong menolong, sesuai dengan ajaran dalam Islam ‘Tidak sempurna iman seseorang itu sebelum ia mencintai saudaranya sebagaimana la mencintai diri sendiri’.
Kuatnya hubungan antara jaringan merupakan ciri keberhasilan dallam menjalankan bisnis MLM.
Semakin tinggi prestasi setiap lndividu dalam rangkaian maka semakin tinggilah bonus yang diraihnya.
Karena pembinaan disinl lebih mengutamakan motivasi dan semangat, maka pertemuan merupakan cara paling efektif.
Adakan pertemuan dan diskusi.
Pertemuan kelompok kecil untuk menyelesaikan masalah dan membuat perencanaan baru.
Pertemuan kelompok besar bertujuan untuk mengumumkan distributor yang berprestasi untuk menyampaikan presentasi mengenai keberhasilannya. Saat ini digunakan untuk memberikan penghargaan atas prestasinya.
Tanpa pertemuan bisnis MLM akan mati dan jaringan akan terus pupus.

Cara melakukan pembinaan:
1.Terus berhubungan. Sekedar ‘Say hallo’, saling mengunjungi utk mengetahui mengenai prestasi mereka dalam bisnis MLM.
2.Melakukan “Monitoring” atau Pemantauan. Ingat! Jangan ada kesan menyuruh, memerintah, atau memaksa, tetap dalam rangka menawarkan bantuan.
3.Kalau lesu, kehilangan motivasi, cepat-cepat berikan suntikan vitamin motivasi.
4.”Reward” atau apresiasi, meskipun sekedar menepuk bahu, ucapan penghargaan ataupun pujian:

Cara melakukan motivasi:
1.Memberikan contoh teladan ‘leader’.
2.Melakukan pembinaan dan membantu anggotanya rnencapai target pribadinya. Masing-masing distributor membuat target yang disesuaikan dengan kemampuan dan harapan.

Mengikuti kegiatan MLM bukan untuk bersenang-senang, tetapi harus kerja keras tepatnya kerja ‘cerdas’.
MLM adalah peluang bisnis dengan kerja yang terarah, efektifkan waktu kerja.
Bak kata dimana pun berada, di kota,desa,pesawat dil, ia harus menjalan2kan bisnisnya.
Setiap saat berfikirlah cara-cara atau methode terbaru untuk mengajak dan menjual produknya.
Tidak ada hasil tanpa kerja.

MLM=Meet, Learn, and Multiply.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: